Menu

Mode Gelap

Berita · 3 Feb 2022 10:33 WIB

3 Tips Ampuh agar Pengajuan KUR Diterima untuk UMKM


 Ilustrasi KUR Perbesar

Ilustrasi KUR

HALONIAGA, MALANG – Kenaikan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) Nasional sebesar Rp 373,17 triliun, membuat peluang terutama bagi UMKM untuk mendapat pinjaman kredit bersubsidi semakin tinggi.

Pemerintah, melalui bank ber-plat merah menargetkan jumlah penerima manfaat kredit jauh lebih meningkat, guna membangkitkan gairah perekonomian Indonesia yang sempat lesu, karena pandemi.

Untuk itu, penting bagi pelaku usaha memperhatikan 3 hal berikut agar pengajuan kredit dapat disetujui.

1. Mengurus Izin Usaha

Seluruh dokumen persyaratan KUR harus dilengkapi, termasuk perizinan usaha. Pelaku UMKM perlu memastikan usahanya telah memiliki legalitas, misalnya seperti yang dilansir situs Bank BRI yaitu Surat Ijin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK).

Kini, pelaku bisa mengurus izin usaha dengan mudah secara online melalui website atau aplikasi digital.

Buka www.oss.go.id/panduan untuk info selengkapnya.

2. Pisahkan keuangan pribadi dan usaha

Memisahkan keuangan rumah tangga atau pribadi dan usaha adalah bentuk profesionalitas pelaku usaha dalam mengelola arus kas (cashflow). Terlebih, pada tahap administrasi pengajuan KUR, pihak penyalur akan menganalisa riwayat transaksi dan kredit dari setiap calon peminjam.

Untuk itu, pelaku UMKM direkomendasikan untuk memiliki rekening yang terpisah antara usaha dan pribadi. Cara ini akan memudahkan proses pengajuan pinjaman karena penelusuran riwayat transaksi dan kredit langsung berfokus pada kegiatan bisnis, tanpa tercampur dengan urusan pribadi.

3. Rapikan laporan keuangan

Faktor pendorong keberhasilan pengajuan KUR lainnya adalah memiliki laporan keuangan usaha yang rapi. Laporan keuangan dapat digunakan sebagai dokumen pendukung yang menambah poin akuntabilitas untuk menilai kemampuan pelaku usaha dalam mengelola dana KUR. Semakin lengkap dokumen pendukung, bisa mempercepat proses pengajuan KUR.

Nah, sudah saatnya pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital untuk mengelola keuangan. Selanjutnya, laporan keuangan tersebut bisa dilampirkan sebagai dokumen pendukung saat pengajuan KUR.

Tak hanya itu, studi di negara lain juga menyebutkan bahwa pencatatan keuangan secara digital dapat meningkatkan kecepatan pengajuan pinjaman sebesar 30 persen serta meningkatkan persetujuan pinjaman sebesar 47 persen.

Setelah mendapat KUR, pelaku usaha juga harus mengatur strategi alokasi dana. Dengan demikian, pembiayaan KUR betul-betul membantu pengusaha untuk makin produktif, serta mempertahankan kelancaran pengembalian.

Nah berikut tadi merupakan 3 Tips Ampuh agar Pengajuan KUR Diterima untuk UMKM.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berpotensi, Bumdes Terus Kembangkan Wisata Kuliner Ikan Asap Probolinggo

18 May 2022 - 21:29 WIB

Kota Batu Raih Gelar Terbaik III Duta Aksi Dalam Rakerda HIPMI Jatim 2022

18 May 2022 - 08:26 WIB

HIPMI Optimis, UMKM di Jatim Tahun Depan Tembus Pasar Ekspor

16 May 2022 - 13:35 WIB

DEFEND ID Tebar 3000 Paket Sembako kepada Warga Bandung dan Subang

27 April 2022 - 13:04 WIB

Holding BUMN Industri Pertahanan (Indhan) DEFEND ID saat menyalurkan 3000 paket sembako kepada warga masyarakat di Kota Bandung dan Subang

Libatkan Senayan City, Biznet Gelar Sentra Vaksinasi Booster Gratis

17 March 2022 - 20:32 WIB

Kerjasama BUM Desa Dan Investor Dipermudah Dengan Gandeng BKPM

14 March 2022 - 18:30 WIB

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal saat MOU
Trending di Berita