Menu

Mode Gelap

Berita · 22 Feb 2022 07:50 WIB

Agar Bisa Bertahan, Pelaku UMKM di Probolinggo Digelontor Minyak Goreng Murah


 Pelaku UMKM mendapatkan minyak goreng murah di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur Perbesar

Pelaku UMKM mendapatkan minyak goreng murah di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur

HALONIAGA.COM, Probolinggo – Salah satu sektor paling terpukul dengan meroketnya harga minyak goreng adalah pelaku Usaha Kecil Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Agar tak semakin terpuruk, pelaku UMKM di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur digelontor minyak goreng murah.

Minyak goreng murah melalui operasi pasar itu, digelar pada Senin, (21/02/2022) di Kantor Disperindag, Kabupaten Probolinggo. Sebanyak 24.606 liter minyak goreng disiapkan dengan kemasan 18 liter dan 1 liter bagi 51 UMKM.

Diskoperindag bekerja sama dengan Disperindag Provinsi Jawa Timur melalui PT Megasurya Mas Sidoarjo. Hal tersebut, dilakukan sebagai bentuk upaya agar UMKM didaerah khususnya Kabupaten Probolinggo tetap bertahan.

“Dengan operasi minyak goreng ini diharapkan UMKM Kabupaten Probolinggo dapat memperoleh harga minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu bisa mengurangi kelangkaan minyak goreng yang ada di pasar dan dapat memenuhi pesanan (produksinya),” harapnya.

Menurut Natsir, dari hasil zoom dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI pada hari Jum’at (18/2/2022) bahwa pendistribusian minyak goreng akan tercukupi pada awal Maret 2022.

“Untuk itu maka Disperindag Kabupaten Probolinggo akan terus melaksanakan operasi pasar di pasar-pasar besar dan UMKM di Kabupaten Probolinggo secara bergilir/bersamaan sampai kebutuhan minyak di Kabupaten Probolinggo tercukupi dan harga sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi),” pungkasnya.

Penyaluran tersebut akan terus dilakukan senampang kebutuhan minyak cukup besar dari masyarakat dan para pelaku UMKM. Harga yang dipasarkan tersebut tak lebih mahal dari Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp. 13.500 perliter.

“Penyaluran ini juga untuk menekan terjadinya kelangkaan minyak di pasaran. Sehingga pelaku usaha tetap bisa produktif,” jelas Natsir.

Bagi pelaku UMKM yang hari ini tidak kebagian, tidak perlu khawatir. Sebab, selain hari ini tahap kedua dilaksanakan pada Rabu (23/2/2022) mulai pukul 07.30 WIB dengan jumlah 10.872 liter minyak goreng.

Salah satu pelaku UMKM, Umi mengaku senang dengan adanya operasi pasar khususnya minyak goreng. Sebab, saat ini selain sulit dicari harga minyak goreng cenderung mahal.

“Harganya sampai 23-25 ribu bahkan ada yang lebih. Dengan operasi pasar begini kan enak, bisa lebih hemat apalagi penjual gorengan seperti saya,” ucapnya. (drw)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berpotensi, Bumdes Terus Kembangkan Wisata Kuliner Ikan Asap Probolinggo

18 May 2022 - 21:29 WIB

Kota Batu Raih Gelar Terbaik III Duta Aksi Dalam Rakerda HIPMI Jatim 2022

18 May 2022 - 08:26 WIB

HIPMI Optimis, UMKM di Jatim Tahun Depan Tembus Pasar Ekspor

16 May 2022 - 13:35 WIB

DEFEND ID Tebar 3000 Paket Sembako kepada Warga Bandung dan Subang

27 April 2022 - 13:04 WIB

Holding BUMN Industri Pertahanan (Indhan) DEFEND ID saat menyalurkan 3000 paket sembako kepada warga masyarakat di Kota Bandung dan Subang

Libatkan Senayan City, Biznet Gelar Sentra Vaksinasi Booster Gratis

17 March 2022 - 20:32 WIB

Kerjasama BUM Desa Dan Investor Dipermudah Dengan Gandeng BKPM

14 March 2022 - 18:30 WIB

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal saat MOU
Trending di Berita