Menu

Mode Gelap

Inspirasi · 10 Feb 2022 20:12 WIB

Dari Jasa Cetering, Ibu Asal Ngawi Sukses Kembangkan Kue Cookies Tempe


 Retno Setyowati sukses kembangkan produk kue kering Perbesar

Retno Setyowati sukses kembangkan produk kue kering

HALONIGA.COM, Ngawi – Memulai dari jasa catering, Ibu asal Ngawi, Jawa Timur, Retno Setyowati (44) sukses kembangkan kue kering. Berkat inovasinya, lahirlah sebuah cookies tempe yang rupanya rasanya tak kalah sain dengan cookies pada umumnya.

Menjadi seorang ibu, bukan menjadi penghalang baginya dalam usaha. Retno sapaan akrabnya, ingin masyarakat luas, khususnya ibu-ibu rumah tangga, bisa mengikuti jejak bisnis yang tengah dia tekuni.

“Usaha saya berdiri tahun 2010. Awalnya jasa catering. Kemudian tahun 2015 mulai usaha kue kering. Awalnya hanya produksi kue kering biasa kemudian dichallenge sama Dinas Pangan untuk mengangkat kearifan lokal, akhirnya bikin cookies tempe itu,” kata Retno, Kamis (10/02/2022).

Ada banyak varian rasa produk kue kering bikinan Retno, di antaranya Cookies Tempe, Semprit Jadul, Cookies Kopi, dan masih banyak lagi. Dari semua varian rasa itu, Cookies Tempe yang paling banyak diminati masyarakat.

“Persyaratan administrasi produk sudah lengkap. P-IRT sudah ada, label juga sudah legal,” katanya.

Dalam satu bulan, dia bisa memproduksi hingga 5 kali proses untuk satu varian rasa. Sedangkan masing-masing varian rasa bisa diproduksi sebanyak 50 sampai 60 pcs.

Untuk pemasarannya, Retno mengatakan produknya biasa dipasarkan secara offline dan online. “Pemasaran di toko oleh-oleh lokal. Ada juga di Madiun, di Surabaya, di Jakarta ada, dan online juga,” jelasnya.

Dari usahanya itu, dia bisa meraup omzet hingga Rp 10 jutaan dalam satu bulan. Mengingat saat ini masih dalam kondisi Covid-19, dia menyebut usahanya pun juga menemukan kendala.

“Kendalanya itu omzet menurun. Selama pandemi ini masyarakat kan fokusnya tidak membeli cemilan ya, kendalanya cuma itu,” ujarnya.

Retno pun turut membagikan kiat agar sukses dalam dunia usaha. Menurutnya, dalam usaha kita harus ulet, disiplin.

“Jangan sampai lupa untuk Ikhtiar dan selalu berdoa. Itu harus. Dan jangan lupa untuk selalu bersyukur, selalu menggali potensi yang ada, dan yang terakhir terus berinovasi,”pungkasnya. (drw)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Genjot Sektor UMKM, Pusat Oleh-oleh di Probolinggo Kembali Dibuka

12 March 2022 - 18:13 WIB

Pusat oleh-oleh 'Bolinggo', di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur akan kembali beroperasi

Perluas Pasar, Petani dan UMKM Kopi Banyuwangi Bertemu 150 Buyer

9 March 2022 - 16:46 WIB

kopi bwi

Bertemu Ganjar Pranowo, Dubes Singapura Bahas Investasi

9 March 2022 - 16:43 WIB

ganjar

Kupat Tahu Pak Wardiman, Kuliner Legenda di Yogyakarta yang Dikelola Sejak Tahun 1990

9 March 2022 - 16:41 WIB

kupat

Potensi Besar, Pemkab Gresik Terus Promosikan Tanaman Hias Karangandong

6 March 2022 - 11:40 WIB

karangandong

Inovasi Perempuan Tuban, Pare Dijadikan Kripik hingga Produknya Dikenal Masyarakat

5 March 2022 - 18:52 WIB

kripik
Trending di Berita