Menu

Mode Gelap

Berita · 8 Mar 2022 20:11 WIB

Dekranasda Jatim Dukung Kolaborasi HIPMI dengan Kementerian BUMN


 Ketua Dekranasda Jatim, Arumi Bachsin saat menghadiri Workshop PADI UMKM 2022
Perbesar

Ketua Dekranasda Jatim, Arumi Bachsin saat menghadiri Workshop PADI UMKM 2022

HALONIAGA.COMSurabaya – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak mengapresiasi kegiatan Workshop Pasar Digital UMKM Indonesia (PADI) yang diselenggarakan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jatim yang berkolaborasi dengan BUMN.

Arumi mengatakan jika semua UMKM berhak mendapatkan kesempatan yang sama dalam berwirausaha dan memasarkan produknya sehingga naik kelas.

“Harapannya bersama PADI akan naik kelas, punya usaha karena zaman sekarang selalu ada solusi baik permodalan pemasaran dan kolaborasi dengan pihak-pihak yang kompeten,” kata Arumi Bachsin saat membuka acara workshop di Kantor Koperasi dan UMKM Jatim, Senin (7/3/2022).

Ia juga mengingatkan agar UMKM tidak berhenti belajar, salah satunya dengan mengikuti kegiatan workshop sehingga pemasaran produk bisa menjangkau target pasar yang lebih luas.

Apalagi, lanjut Arumi pengalaman selama dua tahun menghadapi pendemi pahit getirnya menjalankan usaha, langkah untuk bisa survive dengan menggunakan platform digital.

“Berdasarkan perkembangan UMKM di Jawa Timur cukup banyak yang sukses naik kelas, yang dulunya jualan antar tetangga lalu diperhatikan packagingnya kemudian diurus PIRT, BPOM lalu bertahap ke sertifikat halal. Dari yang tidak punya pegawai, menjadi punya pegawai. Diawali dari antar tetangga lanjut antar desa, antar kabupaten lalu ekspor, ini yang kita bilang naik kelas seperti itu,” papar Arumi.

Lewat pembelajaran ini maka platform digital harus digencarkan. “Jangan hanya mengikuti tapi harus benar-benar diterapkan, ya!” kata Arumi kepada para peserta.

Selain itu, ia mengingatkan dengan pesatnya digitalisasi maka pelaku usaha harus bisa bertanggung jawab dengan produknya.

“Pembeli tanpa memegang fisik barang pasti punya ekspetasi bahwa barang yang dilihat sama dengan yang ada di layar. Jadi produknya harus benar-benar diakurasi,” ujarnya.

Untuk itu, istri Wakil Gubenur Jawa Timur ini menekankan pada Hipmi untuk benar-benar melakukan akurasi barang sebelum dilempar ke pasar digital.

“Jangan sampai barang yang datang tidak sesuai ekspetasi, ini tugas Hipmi,” tegasnya.

Menanggapi hal ini, Yusuf Karim Ungsi selaku Panitia Pelaksana Workshop mengatakan, Hipmi ini ibarat ‘adik’ dari Kadin, sebab di Kadin ada pengembangan SDM dan kurasinya.

Yusuf berharap dengan diadakannya acara ini di Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim, bisa membuat para UMKM di Provinsi Jawa Timur ini bisa naik kelas serta bisa menjadi mitra BUMN sehingga meningkatkan penjualan produk dan jasa yang ditawarkan.

“Kami siap mengawal teman-teman UMKM naik kelas dengan dukungan informasi akurat, agar terarah kepada UMKM yang belum pernah melakukan ekspor namun memiliki komitmen untuk ekspor,” tegas Yusuf. (Drw)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berpotensi, Bumdes Terus Kembangkan Wisata Kuliner Ikan Asap Probolinggo

18 May 2022 - 21:29 WIB

Kota Batu Raih Gelar Terbaik III Duta Aksi Dalam Rakerda HIPMI Jatim 2022

18 May 2022 - 08:26 WIB

HIPMI Optimis, UMKM di Jatim Tahun Depan Tembus Pasar Ekspor

16 May 2022 - 13:35 WIB

DEFEND ID Tebar 3000 Paket Sembako kepada Warga Bandung dan Subang

27 April 2022 - 13:04 WIB

Holding BUMN Industri Pertahanan (Indhan) DEFEND ID saat menyalurkan 3000 paket sembako kepada warga masyarakat di Kota Bandung dan Subang

Libatkan Senayan City, Biznet Gelar Sentra Vaksinasi Booster Gratis

17 March 2022 - 20:32 WIB

Kerjasama BUM Desa Dan Investor Dipermudah Dengan Gandeng BKPM

14 March 2022 - 18:30 WIB

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal saat MOU
Trending di Berita