Menu

Mode Gelap

Berita · 12 Mar 2022 20:18 WIB

Dongkrak Ekonomi, Walikota Semarang Rintis Kawasan Wisata Aglomerasi


 Walikota Semarang, Hendrar Pribadi saat menggelar pertemuan dengan pengusaha hotel di Kota Semarang beberapa waktu lalu.
Perbesar

Walikota Semarang, Hendrar Pribadi saat menggelar pertemuan dengan pengusaha hotel di Kota Semarang beberapa waktu lalu.

HALONIAGA.COM, Semarang – Guna mendorong pemulihan ekonomi, Wali Kota Semarang berharap pentingnya integrasi program. Untuk itu, Hendrar Prihadi gencar berkomunikasi dengan sejumlah kepala daerah untuk saling mengaitkan program antar daerah.

Salah satu yang menjadi pembahasan penting adalah terkait gagasan pembangunan kawasan wisata terpadu Semarang Raya. Untuk itu, ia menilai begitu pentingnya membangun kawasan wisata aglomerasi Semarang Raya.

Gagasan yang dicetuskan oleh Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu pun bukan tanpa dasar. Dirinya menerangkan bahwa dalam data Indonesia Millenial Report, Kota Semarang tidak dapat sendirian untuk memaksimalkan potensi ekonomi dalam industri pariwisata.

Pasalnya Kota Semarang ternyata yang dalam beberapa tahun terakhir aktif menggenjot promosi pariwisata, baru mampu menggaet pasar anak muda.

“Dalam data Indonesia Millenial Report 2020 Kota Semarang ada di urutan ke-7 sebagai pilihan destinasi wisata. Kenapa ke-7, karena ternyata Kota Semarang hanya menjadi pilihan generasi Z dan Junior Y. Sedangkan Jogja ada di peringkat pertama, karena dipilih oleh semua generasi. Maka ini yang harus kita bedah,” tutur doktor ilmu sosial Universitas Diponegoro itu.

Hendi memaparkan, Kota Semarang saat ini lebih condong dilirik oleh wisatawan urban karena banyaknya destinasi wisata yang instagramable, mall, cafe, hingga hiburan. Di sisi lain untuk yang bersifat wisata keluarga, Hendi tak menampik bahwa Kota Semarang masih memiliki kekurangan, sehingga tidak dapat maksimal dalam menggaet pasar generasi X dan Senior Y.

“Maka kenapa Jogja bisa dipilih oleh semua generasi ? kita harus mengakui karena Jogja memang wisatanya komplit, baik untuk anak muda maupun keluarga,” aku Hendi.

“Tapi perlu dicatat bahwa Jogja tidak berdiri sendiri, ada Sleman, Bantul, Gunungkidul, juga Kulon Progo yang mendukung hadirnya keragaman wisata itu. Untuk itu kita juga perlu membangun kawasan wisata aglomerasi Semarang Raya,” tuturnya usai menghadiri pertemuan dengan pengusaha hotel di Kota Semarang Jumat, (11/03/2022) lalu.

Untuk itu Hendi pun meyakini, jika kawasan wisata Semarang Raya bisa terwujud, maka akan ada keragaman wisata yang dapat lebih menggaet pasar wisatawan di semua generasi.

“Jadi kita nanti jualannya bareng – bareng, satu brosur, satu portal, satu materi promosi. Jadi masyarakat bisa mengenal Semarang nggak sebatas wisata urban, tapi juga punya banyak pantai di Kendal juga Demak, punya tempat adem buat liburan keluarga di Kabupaten Semarang atau Salatiga, ada Bledug Kuwu di Grobogan,” yakin Hendi.

Tak hanya menjadi sebuah wacana, beberapa kepala daerah di wilayah aglomerasi Semarang Raya pun telah menyatakan sepakat dengan gagasan Hendi, diantaranya Bupati Kendal Dico M Ganinduto, Bupati Demak Eisti’anah, Bupati Semarang Ngesti Nugraha, dan Wali Kota Salatiga Yuliyanto.

“Baik saya sangat merespon apa yang disampaikan Pak Wali Kota Semarang berkenaan dengan mulai menggeliatkan ekonomi dengan pariwisatanya. Artinya Salatiga siap,” tutur Wali Kota Salatiga, Yuliyanto di kantornya beberapa waktu lalu.

Senada, Bupati Semarang Ngesti Nugraha pun juga merespon positif upaya Hendi untuk membangun kawasan wisata bersama tersebut.

“Dengan konsep Pak Wali ini kami sepakat nanti kita bersama – sama, kaitannya dengan melestarikan seni budaya, apalagi nanti ada pentas bersama antara Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Kota Semarang,” jelas Ngesti. (drw)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berpotensi, Bumdes Terus Kembangkan Wisata Kuliner Ikan Asap Probolinggo

18 May 2022 - 21:29 WIB

Kota Batu Raih Gelar Terbaik III Duta Aksi Dalam Rakerda HIPMI Jatim 2022

18 May 2022 - 08:26 WIB

HIPMI Optimis, UMKM di Jatim Tahun Depan Tembus Pasar Ekspor

16 May 2022 - 13:35 WIB

DEFEND ID Tebar 3000 Paket Sembako kepada Warga Bandung dan Subang

27 April 2022 - 13:04 WIB

Holding BUMN Industri Pertahanan (Indhan) DEFEND ID saat menyalurkan 3000 paket sembako kepada warga masyarakat di Kota Bandung dan Subang

Libatkan Senayan City, Biznet Gelar Sentra Vaksinasi Booster Gratis

17 March 2022 - 20:32 WIB

Kerjasama BUM Desa Dan Investor Dipermudah Dengan Gandeng BKPM

14 March 2022 - 18:30 WIB

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal saat MOU
Trending di Berita