Menu

Mode Gelap

Berita · 6 Mar 2022 14:01 WIB

Gubernur Jatim Dorong ICMI Ikut Tingkatkan Ekonomi Pedesaan


 Pengukuhan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jatim, yang dihadiri Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa
Perbesar

Pengukuhan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jatim, yang dihadiri Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

HALONIAGA.COM, Surabaya – Pemprov Jatim menaruh harapan penuh pada Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jatim untuk ikut membangkitkan perekonomian. Gubernur Khofifah Indar Parawansa menilai ICMI Jatim mampu meningkatkan ekonomi pedesaan.

Hal itu disampaikan orang nomer 1 di Jawa Timur, saat menghadiri MoU (Memorandum of Understanding) antara dengan ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia) Jawa Timur (Jatim) dengan SumeDeDurian Park (PT Sinergi Berkah Alami).

MoU tersebut digelar bersamaan dengan pelantikan Pengurus ICMI Jatim, di Gedung Grahadi Surabaya, Sabtu (5/3/2022). Penandatangan kesepakatan yang disaksikan secara langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa itu menyangkut bidang riset, kajian dan role model pembangunan pedesaan.

Selain dengan dengan kampus alam DeDurian Park, ada empat institusi lain yang juga melakukan MoU serupa. Yakni, PT Bank Syariah Indonesia (BSI), Yayasan Ilyas Safira, Bina Qoulan Makrufa (Bil-Qolam) Foundation. Selain Khofifah, hadir pula jajaran Kepala Dinas Pemprov Jatim. Sementara itu, Pengurus ICMI Jatim yang dilantik dipimpin Dr Ulul Albab.

Gubernur Jatim menyambut hangat adanya kegiatan ICMI yang mengarah pembangunan pedesaan.

“ICMI bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah untuk membangkitkan ekonomi pedesaan. Jatim memiliki 697 desa mandiri, 5.827 desa maju, dan tidak memiliki desa tertinggal,” ujar Khofifah.

Bahkan, Gubernur Khofifah juga menyebut bahwa berdasarkan data per Maret 2021, untuk pertama kalinya Jawa Timur dinyatakan sebagai produsen padi terbesar di Indonesia. “Demikian pula data per 31 Des 2021, Jatim kembali menjadi produsen padi tertinggi,” tegasnya.

Usai pelantikan dan MOU, Gubernur Jatim meminta pengurus ICMI segera bergerak. “Semisal, melakukan raker dengan Bapeda dan Dinas terkait di Pempov Jatim. Jadi langsung melakukan kerja kongkrit,” tambah Khofifah yang juga Ketua Umum Muslimat NU ini.

Sementara itu, Ketua Umum ICMI Orwil Jatim Dr Ulul Albab mengatakan, pihaknya wajib menjadi mitra bagi banyak institusi untuk bersama-sama memajukan Jawa Timur.

“Bismillah kita mulai dengan niat ibadah,” ujarnya.

CEO DeDurian Park, Yusron Aminulloh menjelaskan, pembangunan pedesaan adalah keseimbangan yang wajib dilakukan. Pembangunan pedesaan adalah langkah masa depan. Karena itu pihaknya melakukan MoU dengan ICMI untuk menemukan role model membangun desa di Jawa Timur.

“Desa adalah masa depan, bukan masa lalu. DeDurian Park sebagai kampus alam, kebun riset, pusat training dan kajian, wajib menemani desa untuk maju dan berdaya. Ke depan, kampus alam kami adalah pusat kegiatan pengembangan pedesaan, khususnya di Jawa Timur,” ucap Yusron. (drw)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berpotensi, Bumdes Terus Kembangkan Wisata Kuliner Ikan Asap Probolinggo

18 May 2022 - 21:29 WIB

Kota Batu Raih Gelar Terbaik III Duta Aksi Dalam Rakerda HIPMI Jatim 2022

18 May 2022 - 08:26 WIB

HIPMI Optimis, UMKM di Jatim Tahun Depan Tembus Pasar Ekspor

16 May 2022 - 13:35 WIB

DEFEND ID Tebar 3000 Paket Sembako kepada Warga Bandung dan Subang

27 April 2022 - 13:04 WIB

Holding BUMN Industri Pertahanan (Indhan) DEFEND ID saat menyalurkan 3000 paket sembako kepada warga masyarakat di Kota Bandung dan Subang

Libatkan Senayan City, Biznet Gelar Sentra Vaksinasi Booster Gratis

17 March 2022 - 20:32 WIB

Kerjasama BUM Desa Dan Investor Dipermudah Dengan Gandeng BKPM

14 March 2022 - 18:30 WIB

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal saat MOU
Trending di Berita