Menu

Mode Gelap

Berita · 25 Feb 2022 18:25 WIB

Jelang Akhir Februari, PAD Pajak Kabupaten Probolinggo Capai Rp 11,85%


 Peroleh PAD sektor pajak di Kabupaten Probolinggo capai 11,85% (foto; salah satu hotel di Kabupaten Probolinggo) Perbesar

Peroleh PAD sektor pajak di Kabupaten Probolinggo capai 11,85% (foto; salah satu hotel di Kabupaten Probolinggo)

HALONIAGA.COM, Probolinggo – Hingga 24 Februari 2022, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak daerah Kabupaten Probolinggo sudah capai 11,85% atau sebesar Rp 7.799.312.615. Dengan target 15%, Pemkab Probolinggo terus menggenjot berbagai upaya salah satunya intensifikasi pajak dan sistem online.

“Alhamdulillah, realisasi PAD untuk sektor pajak daerah sudah tercapai 11,85% atau Rp 7.799.312.615. Sementara target capaian untuk triwulan 1 sebesar 15% dari target 65.767.141.000,” kata Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Dewi Korina melalui Kepala Bidang Pendapatan Ofie Agustin.

Menurut Ofie, untuk pajak daerah ini mencakup 10 jenis pajak meliputi pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak parkir, pajak air bawah tanah, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), BPHTB dan pajak mineral bukan logam.

Rincian pajak tersebut adalah pajak hotel mencapai Rp 112.058.499, pajak restoran mencapai Rp 341.125.993, pajak hiburan mencapai Rp 8.660.964, pajak reklame mencapai Rp 72.008.250, pajak penerangan jalan mencapai Rp 5.090.776.579.

Sementara, pajak parkir mencapai Rp 5.073.000, pajak air bawah tanah mencapai Rp 90.064.755, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mencapai Rp 133.611.125, BPHTB mencapai Rp 1.905.558.450 dan pajak mineral bukan logam mencapai Rp 40.375.000,” jelasnya.

Pihaknya menjelaskan, untuk mencapai target tersebut, strategi yang dilakukan melalui intensifikasi pajak daerah dan sistem pembayaran online/elektronik demi mempermudah pembayaran dan penagihan pajak.

“Hingga kini, 4 dari 10 jenis pajak daerah ini sudah mencapai target perolehan sebesar 15% dari total target tahun 2022 di triwulan 1. Yakni, pajak hotel, pajak hiburan, pajak penerangan jalan, pajak air bawah tanah dan BPHTB. Kita optimis pertengahan bulan Maret 2022 target 15% akan tercapai,” ulasnya.

Lebih lanjut Ofie menjelaskan pajak daerah ini merupakan salah satu penyumbang PAD Kabupaten Probolinggo. Nantinya pajak daerah ini digunakan untuk pembangunan daerah serta kemandirian fiskal yang sepenuhnya untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

“Kita berharap masyarakat sebagai wajib pajak sadar bahwa pajak membayar sebelum jatuh tempo merupakan peran aktif dalam membantu peningkatan PAD Kabuapetn Probolinggo menuju kemandirian fiskal sehingga lebih banyak pembangunan di Kabupaten Probolinggo,” tandasnya. (drw)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berpotensi, Bumdes Terus Kembangkan Wisata Kuliner Ikan Asap Probolinggo

18 May 2022 - 21:29 WIB

Kota Batu Raih Gelar Terbaik III Duta Aksi Dalam Rakerda HIPMI Jatim 2022

18 May 2022 - 08:26 WIB

HIPMI Optimis, UMKM di Jatim Tahun Depan Tembus Pasar Ekspor

16 May 2022 - 13:35 WIB

DEFEND ID Tebar 3000 Paket Sembako kepada Warga Bandung dan Subang

27 April 2022 - 13:04 WIB

Holding BUMN Industri Pertahanan (Indhan) DEFEND ID saat menyalurkan 3000 paket sembako kepada warga masyarakat di Kota Bandung dan Subang

Libatkan Senayan City, Biznet Gelar Sentra Vaksinasi Booster Gratis

17 March 2022 - 20:32 WIB

Kerjasama BUM Desa Dan Investor Dipermudah Dengan Gandeng BKPM

14 March 2022 - 18:30 WIB

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal saat MOU
Trending di Berita