Menu

Mode Gelap

Berita · 22 Feb 2022 18:57 WIB

Kedelai Masih Mahal, Bikin Pengrajin Tahu Tempe di Jakarta Mogok Produksi


 Para perajin tahu dan tempe melakukan aksi penyampaian pendapat terkait mogok produksi di depan Kopti, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (21/2/2022). Perbesar

Para perajin tahu dan tempe melakukan aksi penyampaian pendapat terkait mogok produksi di depan Kopti, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (21/2/2022).

HALONIAGA.COM, Jakarta – Harga kedelai yang sampai saat ini menjulang tinggi rupanya berdampak begitu besar. Para pengrajin tahu-tempe beraksi mogok kerja di perumahan Primkopti Rt.006/011 Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Aksi mogok kerja itu direncanakan berlangsung mulai tanggal 21-23 Februari 2022. Dengan tersedianya 80 persen produk impor dan 20 persen produk lokal, berdampak pada kenaikan harga kedelai.

Pasalnya, produk lokal tidak bisa bersaing dalam pemenuhan di pasaran sehingga harga kedelai sekarang ini menjadi Rp11 ribu/kg kalau dibandingkan dengan sebelumnya harga Rp8 ribu/kg.

Dengan terjadinya kenaikan harga itu, maka koperasi Primkopti Jakarta Barat, persatuan perdagangan kedelai dan pengrajin tahu-tempe, menggelar aksi mogok produksi yang imbasnya tahu-tempe jadi langka di pasaran.

“Stabilkan harga kedelai. Apabila tuntutan kami tidak direspons, kami siap turun ke jalan,” tegas Ketua Primkopti Swakerta Jakarta Barat, Karyoto, dikutip Selasa (22/2/2022).

Di tempat yang sama, hadir anggota dewan dari Komisi A Fraksi PDIP Lauw Siegvrieda yang merespons aspirasi dari para pengrajin.

Demi mengurai masalah yang ada, digelarlah audiensi para pengrajin dengan difasilitasi diantaranya Kapolsek Kalideres, Babinsa,Sudin KPKP dalam audiensinya ada 3 point tuntutan para pengrajin yang harus dipenuhi sebagai acuan.

Diantaranya, turunkan dan Stabilkan harga kedelai, tata Niaga ditangani pemerintah dan Pemerintah diminta secepatnya mengatasi kesulitan para pengrajin tahu tempe agar tidak gulung tikar.

“Rabu kami akan lakukan audiensi langsung dengan mendatangi Kantor DPRD Jakarta di Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Saya harap kepada ibu Vrieda perwakilan anggota dewan agar segera ditindaklanjuti, turunkan harga kedelai seperti sediakalanya,” pungkasnya. (drw)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berpotensi, Bumdes Terus Kembangkan Wisata Kuliner Ikan Asap Probolinggo

18 May 2022 - 21:29 WIB

Kota Batu Raih Gelar Terbaik III Duta Aksi Dalam Rakerda HIPMI Jatim 2022

18 May 2022 - 08:26 WIB

HIPMI Optimis, UMKM di Jatim Tahun Depan Tembus Pasar Ekspor

16 May 2022 - 13:35 WIB

DEFEND ID Tebar 3000 Paket Sembako kepada Warga Bandung dan Subang

27 April 2022 - 13:04 WIB

Holding BUMN Industri Pertahanan (Indhan) DEFEND ID saat menyalurkan 3000 paket sembako kepada warga masyarakat di Kota Bandung dan Subang

Libatkan Senayan City, Biznet Gelar Sentra Vaksinasi Booster Gratis

17 March 2022 - 20:32 WIB

Kerjasama BUM Desa Dan Investor Dipermudah Dengan Gandeng BKPM

14 March 2022 - 18:30 WIB

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal saat MOU
Trending di Berita