Menu

Mode Gelap

Industri · 6 Feb 2022 14:23 WIB

Kemenag Bagi Tips Mudah Mengurus Sertifikasi Halal Bagi Pelaku UMKM


 Ilustrasi Pelaku UMKM yang tengah membuat produk olahannya (foto; doc. Haloniaga) Perbesar

Ilustrasi Pelaku UMKM yang tengah membuat produk olahannya (foto; doc. Haloniaga)

HALONIAGA.COM, Jakarta – Potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia cukup besar. Antusiasme masyarakat tersebut, ditangkap oleh Kementerian Agama (Kemenag) dengan membagikan cara kepengurusan sertifikasi halal.

Berdasarkan Undang- Undang (UU) nomor 33 tahun 2004 tentang Jaminan Produk Halal, proses mengurus sertifikasi halal sebenarnya mudahmudah dan sederhana.

“Langkah pertama itu, pelaku usaha harus mengajukan permohonan kepada BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) dengan melengkapi dokumen- dokumen yang diperlukan dan itu sudah tersedia secara online based,”ucap Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama, H. Mastuki Minggu (6/2/2022).

Beberapa hal yang disiapkan antara lain lai data pelaku usaha (Nomor Induk Berusaha dibuktikan dengan NPWP, SIUP, atau IUMK), nama dan jenis produk, daftar produk dan bahan yang digunakan (bahan baku produk), pengolahan produk (proses pembelian, penerimaan, penyimapanan bahan, pengolahan, hingga distribusi), serta dokumen sistem jaminan produk halal.

Selanjutnya ermohonan itu dilengkapi kebutuhan datanya, maka langkah selanjutnya BPJPH akan memeriksa kelengkapan dokumen tersebut kemudian akan memberikan notifikasi lanjutan.

Notifikasi lanjutan itu berisi daftar Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang bisa dipilih oleh pengaju sertifikasi dan LPH itu tentunya sudah memenuhi akreditasi khusus dari Kementerian Agama.

Ada pun saat ini Indonesia baru memiliki tiga LPH yang telah beroperasi yaitu LPH LPPOM MUI, LPH Sucofindo, dan LPH Surveyor Indonesia.

Masih ada sembilan LPH yang masih dalam proses akreditasi untuk nantinya bisa beroperasi membantu proses sertifikasi halal.

“Setelah LPH terpilih, nanti LPH itu akan melakukan pemeriksaan kepada proses produksi dan seluruh sistem yang digunakan oleh pelaku usaha. Itu memakan waktu cukup panjang. Nanti hasilnya akan dikasihkan ke MUI untuk berlanjut ke sidang Fatwa Halal,”jelasnya.

Di dalam sidang Fatwa Halal nantinya pelaku usaha yang berhasil akan mendapatkan surat ketetapan halal untuk usahanya.

Meski demikian, hal tersebut bukanlah akhir dari proses sertifikasi karena sertifikat halal secara resmi hanya dikeluarkan oleh BPJPH. Setelah surat ketetapan dikeluarkan dari sidang Fatwa Halal, maka selanjutnya hasil ketetapan itu menjadi kunci bagi BPJPH mengeluarkan sertifikat halal.

Sertifikat halal dari BPJPH itulah yang nantinya menjadi dasar dan pegangan bahwa produk UMKM ditetapkan halal. Perlu dipahami saat mengajukan sertifikasi halal, artinya pelaku usaha tidak hanya mengecek produknya halal atau tidak.

Namun juga keseluruhan proses pembuatan produk hingga penjualan ikut diperhitungkan sehingga proses sertifikasi halal menjadi sangat ketat.

“Sertifikat halal itu sudah pasti dikeluarkan oleh BPJPH. Nanti ada logo Garuda-nya, itu bisa diunduh langsung oleh pelaku usaha yang sudah mendapatkan legalitas agar bisa mengantongi serfikat halal. Logo halal yang sudah disetujui juga bisa disertakan di kemasan produk,” katanya.

Secara keseluruhan proses pengajuan sertifikasi halal berlangsung selama 21 hari kerja dan perlu diperbaharui setiap dua tahun sekali. Pengajuan sertifikasi halal untuk produk makanan dan minuman saat ini bersifat wajib. (drw)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Genjot Sektor UMKM, Pusat Oleh-oleh di Probolinggo Kembali Dibuka

12 March 2022 - 18:13 WIB

Pusat oleh-oleh 'Bolinggo', di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur akan kembali beroperasi

Perluas Pasar, Petani dan UMKM Kopi Banyuwangi Bertemu 150 Buyer

9 March 2022 - 16:46 WIB

kopi bwi

Bertemu Ganjar Pranowo, Dubes Singapura Bahas Investasi

9 March 2022 - 16:43 WIB

ganjar

Kupat Tahu Pak Wardiman, Kuliner Legenda di Yogyakarta yang Dikelola Sejak Tahun 1990

9 March 2022 - 16:41 WIB

kupat

Potensi Besar, Pemkab Gresik Terus Promosikan Tanaman Hias Karangandong

6 March 2022 - 11:40 WIB

karangandong

Potensi Go Internasional, Khofifah Usulkan Kerajinan Tenun Lamongan Jadi Desa Devisa

6 March 2022 - 11:20 WIB

gubernur jatim
Trending di Berita