Menu

Mode Gelap

Inspirasi · 17 Feb 2022 08:19 WIB

Keren, Kaligrafi Karya Pemuda Tulungagung Ini Tembus Pasar Dunia


 Kaligrafi karya Andik Priyo Budi Utomo, warga Tulungagung, Jawa Timur yang tembus pasar dunia Perbesar

Kaligrafi karya Andik Priyo Budi Utomo, warga Tulungagung, Jawa Timur yang tembus pasar dunia

HALONIAGA.COM, Tulungagung – Pemuda warga Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur ini perlu dapat acungan jempol. Dengan alat sederhana, ia mampu membuat kaligrafi mirip lukisan 3 dimensi yang mana hasil karyanya sudah pernah diekspor alias tembus pasar dunia.

Ialah Andik Priyo Budi Utomo (35), warga Dusun Kebon Desa Sumberejo Kulon Kecamatan Ngunut. Hanya berbekal lem tembak dan kertas, kaligrafi karyanya begitu indah bak lukisan.

Dibilang unik lantaran kaligrafi yang dibuatnya terlihat seakan terbuat dari logam kuningan dan mirip lukisan tiga dimensi, padahal hanya dengan menggunakan kertas dan lem.

Andik begitu sapaan akrabnya mengatakan,kalau hasil tak hanya di dalam negeri, namun karyanya itu sudah go internasional. Kaligrafi yang ia buat pernah diekspor ke Hongkong, Taiwan dan Malaysia.

“Usaha ini sudah saya kelola sejak tahun 2019. Alhamdulillah sudah pernah diekspor ke luar negeri,” ujarnya Kamis, (17/02/2022).

Dari usaha yang sudah digelutinya selama sekitar 2 tahun ini, Andik mampu meraup penghasilan hingga sepuluh juta rupiah per bulanya.

Kaligrafi buatanya bertuliskan lafadz Allah dan Nabi Muhammad, dihargai paling murah sebesar 40 ribu untuk ukuran 20 kali 20 cm. Sedang yang paling mahal mencapai 15 juta rupiah, yang berbentuk kiswah sepanjang 9 meter, yang dikerjakan selama hampir 2 Minggu.

Biasanya kaligrafi ini dijadikan pajangan rumah atau masjid. Dalam sehari dirinya yang dibantu 2 orang mampu menyelesaikan 2 kaligrafi berukuran 40 kali 120 cm, yang dihargai 700 ribu rupiah per kaligrafinya.

“Bentuk sabuk kiswah itu biasanya untuk masjid, kalau ayat kursi atau surat Yasin untuk pajagan rumah,” jelasnya.

Awalnya, kain yang akan digunakan untuk menggambar diberi sketsa dari kapur. Lalu lem lilin ditorehkan diatas sketsa yang telah dibuat.

Setelah kering, lem itu lalu digosok menggunakan kertas “Prada” berwarna emas atau perak. Tahap akhir membersihkan kaligrafi tersebut menggunakan vacum cleaner.

“Penulisannya harus hati-hati, karena sekali salah enggak bisa dihapus,” ulasnya.

Ia mengaku, ketrampilan membuat kaligrafi ini diperolehnya dari YouTube. Lalu dirinya memperdalam dengan belajar pada pelukis kaligrafi di Kediri.

Sejatinya, Andik sudah memiliki bakat melukis sejak SD, tak butuh waktu lama baginya untuk menguasai ketrampilan ini. Alhasil dia tinggal mengembangkan kemampuannya itu.

Hanya saja,baginya yang mudah itu pada penulisan kaligrafinya. Namun pada hiasan atau ornamen yang dirasa memiliki tingkat kesulitan tersendiri. (drw)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Genjot Sektor UMKM, Pusat Oleh-oleh di Probolinggo Kembali Dibuka

12 March 2022 - 18:13 WIB

Pusat oleh-oleh 'Bolinggo', di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur akan kembali beroperasi

Perluas Pasar, Petani dan UMKM Kopi Banyuwangi Bertemu 150 Buyer

9 March 2022 - 16:46 WIB

kopi bwi

Bertemu Ganjar Pranowo, Dubes Singapura Bahas Investasi

9 March 2022 - 16:43 WIB

ganjar

Kupat Tahu Pak Wardiman, Kuliner Legenda di Yogyakarta yang Dikelola Sejak Tahun 1990

9 March 2022 - 16:41 WIB

kupat

Potensi Besar, Pemkab Gresik Terus Promosikan Tanaman Hias Karangandong

6 March 2022 - 11:40 WIB

karangandong

Inovasi Perempuan Tuban, Pare Dijadikan Kripik hingga Produknya Dikenal Masyarakat

5 March 2022 - 18:52 WIB

kripik
Trending di Berita