Menu

Mode Gelap

Berita · 29 Jan 2022 08:55 WIB

Lebihi Target, Menteri Bahlil Catat Realisasi Investasi Sampai Rp 901,02 Triliun


 Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia Perbesar

Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia

HALONIAGA.COM-JAKARTA-Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mencatat realisasi investasi pada keseluruhan tahun 2021 mencapai Rp901,02 triliun. Realisasi ini melebihi dari target yang diberikan oleh Presiden Jokowi.

“Realisasinya melampaui dari target diinginkan Presiden, Alhamdullilah, saya berterima kasih kepada pihak-pihak yang mendukung,” kata Bahlil, Kamis (27/1/2022).

Target Presiden yakni sebesar Rp900 triliun. Sedangkan, target yang tertuang dalam RPJMN sebesar Rp864 triliun. Sehingga, realisasi ini mencapai 104 % dari RPJMN dan 101 % persen dari target presiden.

Angka investasi sepanjang 2021 ini menciptakan tenaga kerja sebanyak 2,7 juta. Dari capaian ini, realisasi investasi asing (PMA) sebesar Rp127,5 triliun atau tumbuh 12,5 persen dan investasi dalam negeri sebesar Rp114,1 triliun, naik 12,6 persen (year-on-year/yoy).

Lebih lanjut, investasi di Pulau Jawa tercatat Rp468,2 triliun, tumbuh 12,2 persen. Sementara itu, luar Jawa mencapai Rp432,8 triliun, naik 5,9 persen (yoy). Dari sisi sektornya, industri logam dasar dan barang logam menempati posisi pertama sebesar Rp117,5 triliun. Kedua adalah sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran sebesar Rp117,4 triliun.

Kemudian, urutan ketiga yaitu transportasi, gudang dan telekomunikasi Rp107,4 triliun.

Dari Januari sampai Desember 2021, realisasi investasi Jawa Barat mencapai Rp136,1 triliun atau tumbuh 15,1 persen. Sementara itu, DKI Jakarta menempati posisi kedua dengan realisasi investasi Rp103,7 triliun.

“Kang Emil gubernurnya lebih paten dalam realisasi, DKI Jakarta nomor dua,”ulasnya.

Dari data Kementerian Investasi, Singapura tercatat sebagai negara asal PMA terbesar sepanjang 2021 dengan realisasi US$9,4 miliar, disusul HongKong sebesar US$4,6 miliar dan China US$3,2 miliar serta AS sebesar US$2,5 miliar.

“Selisihnya beda-beda tipis. Terbesar dari Singapura, tetapi saya tidak yakin uangnya dari Singapura semua. Ini hub, bukan rahasia umum lagi,”tutup Bahlil.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berpotensi, Bumdes Terus Kembangkan Wisata Kuliner Ikan Asap Probolinggo

18 May 2022 - 21:29 WIB

Kota Batu Raih Gelar Terbaik III Duta Aksi Dalam Rakerda HIPMI Jatim 2022

18 May 2022 - 08:26 WIB

HIPMI Optimis, UMKM di Jatim Tahun Depan Tembus Pasar Ekspor

16 May 2022 - 13:35 WIB

DEFEND ID Tebar 3000 Paket Sembako kepada Warga Bandung dan Subang

27 April 2022 - 13:04 WIB

Holding BUMN Industri Pertahanan (Indhan) DEFEND ID saat menyalurkan 3000 paket sembako kepada warga masyarakat di Kota Bandung dan Subang

Libatkan Senayan City, Biznet Gelar Sentra Vaksinasi Booster Gratis

17 March 2022 - 20:32 WIB

Kerjasama BUM Desa Dan Investor Dipermudah Dengan Gandeng BKPM

14 March 2022 - 18:30 WIB

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal saat MOU
Trending di Berita