Menu

Mode Gelap

Berita · 28 Feb 2022 08:37 WIB

Libatkan Bank Indonesia, Pemprov Gorontalo Gelar Gebyar UMKM


 Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (kiri), menyerahkan piagam penghargaan kepada Koordinator NSLIC atas perannya dalam pengembangan UMKM pada Gebyar UMKM Gorontalo di City Mall, Kota Gorontalo, Minggu (27/2/2022).
Perbesar

Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (kiri), menyerahkan piagam penghargaan kepada Koordinator NSLIC atas perannya dalam pengembangan UMKM pada Gebyar UMKM Gorontalo di City Mall, Kota Gorontalo, Minggu (27/2/2022).

HALONIAGA.COM, Gorontalo – Pemprov Gorontalo, melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo menggelar Gebyar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tahun 2022. Gelaran kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 26 hingga 27 Februari 2022, merupakan upaya untuk menghidupkan kembali iklim ekonomi khususnya UMKM.

“Itu baru transaksi yang dicapai selama dua hari. Kalau Gebyar UMKM ini dilaksanakan selama lima hari, kemungkinan transaksinya bisa mencapai Rp1,5 miliar,” ujar Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim pada penutupan Gebyar UMKM di City Mall, Kota Gorontalo, Minggu (27/2/2022).

Idris mengatakan, pelaksanaan Gebyar UMKM tersebut sangat membantu para pelaku UMKM yang dalam dua tahun terakhir terpuruk akibat pandemi COVID-19. Oleh karena itu di tengah tantangan era disrupsi dan pandemi COVID-19 saat ini, Idris meminta pelaku UMKM untuk terus berinovasi, dan beradaptasi.

Wagub Idris menjelaskan, agenda transformasi di Provinsi Gorontalo antara lain dengan mendorong UMKM dari usaha informal menjadi formal, digitalisasi usaha, serta masuk ke dalam pasar dengan rantai global, ekspor, dan korporasi modern.

Dalam proses transformasi tersebut, Pemprov Gorontalo bekerja sama dengan seluruh pihak terkait akan terus berupaya mengembangkan UMKM antara lain melalui kegiatan pendampingan, perizinan, sertifikasi, akses pasar ekspor, serta pembiayaan.

“Kita akan terus mendorong UMKM Gorontalo bangkit sehingga mampu menciptakan lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Idris.

Gebyar UMKM tahun 2022 mengangkat tema “UMKM Maju, Gorontalo Melaju. Bangga Buatan Indonesia, Bangga Produk Gorontalo”. Gebyar UMKM yang diikuti oleh 110 UMKM diisi dengan kegiatan talk show, lomba inovasi produk, serta lomba foto dan video produk.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Rony Widijarto Purubaskoro di Gorontalo, Minggu, mengatakan kegiatan itu juga mendukung Presidensi G20 Indonesia pada tahun 2022 yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bahu-membahu saling mendukung untuk pulih bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.

“Kebangkitan UMKM di dalam negeri ini sekaligus merefleksikan kuatnya pemulihan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan Gebyar UMKM Gorontalo 2022 juga semakin menyadarkan kita semua bahwa terdapat banyak potensi lokal yang bisa didorong bersama.

Terutama berbagai brand lokal yang potensial yang memiliki kualitas baik, popular, dan memiliki pangsa pasar yang luas. Oleh karena itu, Bank Indonesia terus berkomitmen untuk terus mengakselerasi naik kelas bagi para UMKM di Provinsi Gorontalo. (drw)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berpotensi, Bumdes Terus Kembangkan Wisata Kuliner Ikan Asap Probolinggo

18 May 2022 - 21:29 WIB

Kota Batu Raih Gelar Terbaik III Duta Aksi Dalam Rakerda HIPMI Jatim 2022

18 May 2022 - 08:26 WIB

HIPMI Optimis, UMKM di Jatim Tahun Depan Tembus Pasar Ekspor

16 May 2022 - 13:35 WIB

DEFEND ID Tebar 3000 Paket Sembako kepada Warga Bandung dan Subang

27 April 2022 - 13:04 WIB

Holding BUMN Industri Pertahanan (Indhan) DEFEND ID saat menyalurkan 3000 paket sembako kepada warga masyarakat di Kota Bandung dan Subang

Libatkan Senayan City, Biznet Gelar Sentra Vaksinasi Booster Gratis

17 March 2022 - 20:32 WIB

Kerjasama BUM Desa Dan Investor Dipermudah Dengan Gandeng BKPM

14 March 2022 - 18:30 WIB

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal saat MOU
Trending di Berita