Menu

Mode Gelap

Berita · 24 Feb 2022 09:54 WIB

Mengenal Arief Rosyid, Alumnus Kedokteran Unhas yang Kini Menjabat Komisaris Termuda di BSI


 Arief Rosyid Hasan dalam sebuah kegiatan Perbesar

Arief Rosyid Hasan dalam sebuah kegiatan

HALONIAGA.COM, Jakarta – Menyandang gelar Dokter Gigi, rupanya tak semua orang terjun di bidangnya. Hal itulah yang kini dialami Drg. Muh. Arief Rosyid Hasan, alumnus Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin (Unhas) yang kini menjadi komisaris independen termuda di Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan usia 35 tahun.

Arief, sapaan akrabnya dikenal memiliki kepedulian terhadap anak – anak muda. Berbagai organisasi kepemudaan ia geluti. Sebanyak 15 inisiatif dan kolaborasi tentang pemuda telah dibangunnya.

Arief juga aktif menulis buku, ia telah menulis 11 judul buku dengan topik beragam. Termasuk, sejak 2014, Arief telah menjadi inisiator berbagai focus group discussion mengenai bonus demografi.

Arief pernah mempresentasikan tantangan dan solusi pemuda dalam menghadapi bonus demografi tersebut kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Kementerian Keuangan, dan Kementerian Pemuda dan Olah Raga.

Dengan keahlian berkomunikasi dan kepemimpinan yang baik, dirinya masuk dalam 70 tokoh berpengaruh di Indonesia 2015 versi majalah Men’s Obsession.  Dikutip dari Majalah Action Kemahasiswaan Unhas, Arief mengatakan meskipun menjadi mahasiswa kedokteran gigi, namun dirinya juga memperlihatkan keahlian dalam bidang manajemen organisasi.

Sejak menjadi mahasiswa, dikenal aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).  Menurut Arief, tantangan mahasiswa saat ini jauh berbeda dari sebelumnya, terutama sistem pembelajaran yang semakin berkembang jika dibandingkan dengan masa dirinya masih mahasiswa.

Atas hal itu, ia pun berpesan kepada mahasiswa untuk memberikan kontribusi dan manfaatnya secara optimal kepada masyarakat. Dengan tantangan dan fasilitas beragam, mahasiswa seharusnya dapat lebih berperan. Melalui jalur pengabdian apapun, hal utama ialah bermanfaat untuk orang lain.

“Fokus saya anak muda, saya melihat masih banyak ketimpangan di kalangan mereka. Ada yang beruntung bisa menempuh pendidikan hingga luar negeri, ada juga yang kurang beruntung. Saya berharap anak muda bisa mempunyai kesempatan untuk sekolah sebagai modal besar memperoleh ilmu pengetahuan dan berdaya saing tinggi,” ucap Arief dikutip dari laman Unhas, Kamis, (27/01/2022).

Menjabat sebagai Komisaris Independen BSI, Arief melalui serangkaian proses yang tidak mudah. Dirinya harus mengikuti serangkaian tes perbankan syariah, sertifikasi, hingga fit and proper test oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan berbagai pengalaman yang dimiliki, tentunya menjadi modal besar bagi Arief untuk melangkah maju. (drw)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berpotensi, Bumdes Terus Kembangkan Wisata Kuliner Ikan Asap Probolinggo

18 May 2022 - 21:29 WIB

Kota Batu Raih Gelar Terbaik III Duta Aksi Dalam Rakerda HIPMI Jatim 2022

18 May 2022 - 08:26 WIB

HIPMI Optimis, UMKM di Jatim Tahun Depan Tembus Pasar Ekspor

16 May 2022 - 13:35 WIB

DEFEND ID Tebar 3000 Paket Sembako kepada Warga Bandung dan Subang

27 April 2022 - 13:04 WIB

Holding BUMN Industri Pertahanan (Indhan) DEFEND ID saat menyalurkan 3000 paket sembako kepada warga masyarakat di Kota Bandung dan Subang

Libatkan Senayan City, Biznet Gelar Sentra Vaksinasi Booster Gratis

17 March 2022 - 20:32 WIB

Kerjasama BUM Desa Dan Investor Dipermudah Dengan Gandeng BKPM

14 March 2022 - 18:30 WIB

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal saat MOU
Trending di Berita