Menu

Mode Gelap

Berita · 12 Mar 2022 10:03 WIB

Menparekraf Dorong UMKM Kuliner Pontianak Naik Kelas


 Menparekraf Sandiaga Uno saat meninjau produk UMKM kuliner di Kota Pontianak (foto; Kemenparekraf)
Perbesar

Menparekraf Sandiaga Uno saat meninjau produk UMKM kuliner di Kota Pontianak (foto; Kemenparekraf)

HALONIAGA.COMPontianak – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong agar pelaku UMKM kuliner di Kota Pontianak untuk naik kelas. Langkah itu ia lakukan sebagai upaya memperkuat produk kuliner dari sisi kreativitas, inovasi, kolaborasi, sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan yang luas.

“UMKM harus naik kelas, ini merupakan salah satu bagian upaya kita bersama Presiden Jokowi dalam membangun transisi menuju ekonomi baru, dengan melibatkan serta memberdayakan masyarakat” kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam rilis yang diterima HALONIAGA.COM, Sabtu (12/03/2022).

Pada acara Workshop Peningkatan Inovasi dan Kewirausahaan Kota Pontianak, Menparekraf Sandiaga Uno berkesempatan untuk meracik sendiri minuman lidah buaya yang menjadi salah satu kuliner khas Kota Pontianak bersama Walikota Pontianak dan Rektor Universitas Tanjungpura.

“Saya sudah mencicipi banyak kuliner dari Pontianak, salah satu yang menjadi favorit untuk saya adalah Es Lidah Buaya” tambah Sandiaga.

Sandiaga juga menyampaikan apresiasi atas upaya-upaya yang telah dihadirkan Pemerintah Kota Pontianak bersama Universitas Tanjungpura yang telah membina UMKM pelaku ekonomi kreatif sebagai bagian dari kebangkitan ekonomi.

Pariwisata ke depan dikatakannya harus bersanding dengan ekonomi kreatif karena produk-produk ekonomi kreatif yang akan menciptakan lapangan kerja.

“Ini adalah tugas kita untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja. Pemerintah harus hadir dengan program-program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. Saya harapkan institusi pendidikan juga mengambil peran karena UMKM ini harus naik kelas,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kedatangan Menparekraf Sandiaga yang memberikan semangat bagi warga kota Pontianak, khususnya pelaku UMKM untuk terus bangkit.

“Kita akan kolaborasikan untuk meningkatkan selain kualitas produk, juga kemasan dan pemasaran. Mudah-mudahan ini menjadi satu kebangkitan ekonomi kita setelah era pandemi COVID-19,” ujar Edi Rusdi Kamtono.

Hal senada dikatakan Sekda Kalimantan Barat, Harisson. Ia menyampaikan kedatangan Menparekraf Sandiaga akan sangat membantu bangkitnya kembali UMKM.

“Demi terwujudnya pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat yang lebih maju,” ujarnya.

“Kita setiap tahun targetnya melahirkan 500 ide kreatif, itu sudah dilaksanakan di inkubator di Universitas Tanjungpura. Saya kira itu yang dapat mendukung program Pak Menteri untuk menuju kepada pertumbuhan ekonomi yang berbasis pada UMKM,” kata Rektor Universitas Tanjungpura, Garuda Wiko, di kesempatan yang sama.

Tak hanya kuliner, pada kesempatan itu Sandiaga Uno melihat fesyen sebagai salah satu subsektor yang potensial. Ia menyebut nilai ekspor ekonomi kreatif Indonesia pada tahun lalu memecahkan rekor yakni mencapai 21 miliar dolar AS dan didominasi oleh produk fesyen. (drw)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berpotensi, Bumdes Terus Kembangkan Wisata Kuliner Ikan Asap Probolinggo

18 May 2022 - 21:29 WIB

Kota Batu Raih Gelar Terbaik III Duta Aksi Dalam Rakerda HIPMI Jatim 2022

18 May 2022 - 08:26 WIB

HIPMI Optimis, UMKM di Jatim Tahun Depan Tembus Pasar Ekspor

16 May 2022 - 13:35 WIB

DEFEND ID Tebar 3000 Paket Sembako kepada Warga Bandung dan Subang

27 April 2022 - 13:04 WIB

Holding BUMN Industri Pertahanan (Indhan) DEFEND ID saat menyalurkan 3000 paket sembako kepada warga masyarakat di Kota Bandung dan Subang

Libatkan Senayan City, Biznet Gelar Sentra Vaksinasi Booster Gratis

17 March 2022 - 20:32 WIB

Kerjasama BUM Desa Dan Investor Dipermudah Dengan Gandeng BKPM

14 March 2022 - 18:30 WIB

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal saat MOU
Trending di Berita