Menu

Mode Gelap

Inspirasi · 10 Feb 2022 14:24 WIB

Niat Buat Sampingan, Usaha Jasa Kawin Kambing Perangkat Desa di Blitar Ini Menuai Kesuksesan


 Misdiono saat menunjukkan kambing piaraannya Perbesar

Misdiono saat menunjukkan kambing piaraannya

HALONIAGA.COM, BLITAR – Inovasi yang dilakukan Misdiono, perangkat Desa Kaliboto, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar patut diacungi jempol. Di sela kesibukannya, ia suskes menggeluti usaha jasa kawin kambing dengan pendapatan bersih sampai Rp 50 juta tiap bulan.

Pria 48 tahun ini, rupanya sudah 16 tahun menjadi perangkat desa. Misdiono menjabat sebagai Kepala Dusun Kaliboto. Usaha jual jasa kawin kambing ini dia geluti sejak tiga tahun terakhir.

Pada HALONIAGA.COM, Ia mengaku kalau menggeluti usaha ini karena gaji sebagai perangkat desa dinilai pas-pasan. Diapun memutar otak untuk mencari penghasilan tambahan untuk keluarga, salah satunya usaha jual jasa kawin kambing sebagai pekerjaan sampingan yang dinilai menggiurkan.

Berkat kerja keras dan ketekunannya, usaha jual jasa kawin kambing perlahan-lahan mulai membuahkan hasil. Meskipun hanya sampingan, ternyata dalam satu bulan Misdiono mampu menghasilkan puluhan juta dari usaha ini.

“Saya ingin mencari penghasilan tambahan untuk keluarga saya. Saya akhirnya memilik usaha jasa kawin kambing ini,”ucap Misdiono, Kamis ( 10/02/2022).

Awalnya, bisnis ini dijalankan Misdiono dengan bermodalkan tiga ekor kambing jantan bertubuh keras. Ketika kambing pejantan ini adalah kambing perkasa yang pernah menyabet prestasi juara kontes kambing tingkat nasional.

“Untuk kawin kambing dalam sehari saya melayani 2 hingga 3 betina. Tarifnya Rp 1 juta sampai hamil. Alhamdulilah banyak pelanggan saya yang selalu kembali karena proses kehamilan kambingnya selalu berhasil,”ulasnya.

Tak hanya usaha jasa kawin kambing, pundi-pundi penghasilan Misdiono juga bertambah dengan usaha budidaya kambing breeding dan kambing perah. Para pelanggannya pun tak hanya dari Blitar dan pulau jawa, tapi juga luar pulau, di antaranya Sumatera dan Kalimantan.

Menurut Misdiono, awalnya dia hanya memiliki tiga ekor kambing peranakan etawa. Dari tiga ekor kambing itu saat ini telah berkembang menjadi 100 ekor. Dari 100 ekor tersebut 20 ekor merupakan kambing perah dan sisanya kambing breeding.

Jelasnya, untuk breeding, anakan kambing harganya lihat kualitas. Kadang ada yang bagus, ada yang biasa dan ada yang kurang bagus. Untuk yang biasa harganya bisa Rp 3 jutaan, kalau bagus harganya ada yang Rp 15 sampai Rp 20 juta.

Sementara untuk kambing perah, Misdiono saat ini memiliki 15 ekor kambing. Dalam sehari dia mampu menghasilkan 20 liter susu kambing.”Per hari 15 ekor kambing perah ini menghasilkan 20 liter sususu,”tandasnya. (drw)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pebisnis Indonesia Berjuluk ‘Raja Minyak’, Arifin Panigoro Meninggal Dunia

28 February 2022 - 08:33 WIB

arifin

Dari Sales, ‘Cak Mangun’ Sukses Dirikan Warung Bebek di Probolinggo

24 February 2022 - 19:37 WIB

cak mangun

Mengenal Arief Rosyid, Alumnus Kedokteran Unhas yang Kini Menjabat Komisaris Termuda di BSI

24 February 2022 - 09:54 WIB

arief rosyid

Melihat Bisnis Lukisan Tas Purun di Banjarbaru yang Potensial

21 February 2022 - 20:08 WIB

kreasi lukisan

Inovasi Sujarwo, Kawin Silang Tanaman Keladi Berbuah Manis

18 February 2022 - 12:31 WIB

tanaman hias

Keren, Kaligrafi Karya Pemuda Tulungagung Ini Tembus Pasar Dunia

17 February 2022 - 08:19 WIB

kaligrafi
Trending di Inspirasi