Menu

Mode Gelap

Berita · 19 Feb 2022 10:37 WIB

Pasar Sumedang di Malang Bakal Jadi Pasar Semi Modern, Begini Prosesnya


 Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto dan sejumlah OPD saat meninjau Pasar Sumedang di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (15/2/2022). (Foto; Humas Pemkab Malang) Perbesar

Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto dan sejumlah OPD saat meninjau Pasar Sumedang di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (15/2/2022). (Foto; Humas Pemkab Malang)

HALONIAGA.COM, Malang – Salah satu pasar di Kabupaten Malang, tepatnya Pasar Sumedang di Kepanjen bakal menjadi pasar semi modern. Saat ini Pemkab Malang tengah melakukan pendataan maupun penyiapan relokasi termasuk penambahan sarana dan prasarana.

Hal itu, dilakukan Wakil Bupati Malang Drs H Didik Gatot Subroto meninjau langsung lokasi bangunan yang terletak di Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen itu Selasa, (15/02/2022) lalu. Menurutnya, realisasi pasar semi modern bisa direalisasikan dengan melakukan penambahan sarana-prasarana untuk kemudahan akses.

“Dibutuhkan mapping lebih lanjut, sehingga para penjual makanan dapat terpisah dari pedagang-pedagang lainnya. Satu, kawasannya lebih bersih, dan yang kedua, keramaian dapat terurai dan seluruh wilayah dapat termanfaatkan,” ujar Didik.

Selain itu, Didik juga mengevaluasi beberapa hal sebelum para pedagang bisa direlokasi ke bangunan pasar yang baru saja rampung dibangun itu. Di antaranya terkait kesiapan dari segi keamanan seperti hydrant untuk zona kuliner, juga terkait pohon-pohon di kawasan pasar yang perlu dirapikan agar tidak mengganggu lalu-lalang penjual dan pembeli.

Masih kata Didik terkait relokasi, saat ini proses tersebut sudah pada tahap akhir. Yakni, tahap penyerahan dari Cipta Karya kepada Disperindag untuk dikomunikasikan melalui Paguyuban Pasar Sumedang sehingga target pertama yaitu untuk merelokasi para pedagang secara menyeluruh serta penataan zona pedagang.

Pihaknya menargetkan relokasi bisa dapat dimulai setidaknya dalam satu bulan ke depan. Ketua Paguyuban Pasar Sumedang diharapkan bisa mengkomunikasikan kepada para pedagang terkait persiapan relokasi, termasuk membagi kavling masing-masing pedagang.

Tak hanya itu, pihaknya juga memerintahkan pendataan terhadap warga yang tinggal di kawasan hunian ilegal tersebut. Jika teridentifikasi bukan warga Kabupaten Malang, pihaknya meminta agar dinas terkait melakukan koordinasi dengan pemerintah asal domisili mereka.

“Maka mari saya ajak para pedagang untuk mulai bekerja bakti membersihkan pasar, agar tumbuh rasa memiliki dari para pedagang terhadap bangunan baru yang akan ditempatinya,”pungkasnya.

Diketahui, Pasar Sumedang berada di Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen. Dibangun sejak tahun 2018, sudah menelan biaya Rp 40 miliar yang bersumber dana dari APBD dan APBN. (drw)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berpotensi, Bumdes Terus Kembangkan Wisata Kuliner Ikan Asap Probolinggo

18 May 2022 - 21:29 WIB

Kota Batu Raih Gelar Terbaik III Duta Aksi Dalam Rakerda HIPMI Jatim 2022

18 May 2022 - 08:26 WIB

HIPMI Optimis, UMKM di Jatim Tahun Depan Tembus Pasar Ekspor

16 May 2022 - 13:35 WIB

DEFEND ID Tebar 3000 Paket Sembako kepada Warga Bandung dan Subang

27 April 2022 - 13:04 WIB

Holding BUMN Industri Pertahanan (Indhan) DEFEND ID saat menyalurkan 3000 paket sembako kepada warga masyarakat di Kota Bandung dan Subang

Libatkan Senayan City, Biznet Gelar Sentra Vaksinasi Booster Gratis

17 March 2022 - 20:32 WIB

Kerjasama BUM Desa Dan Investor Dipermudah Dengan Gandeng BKPM

14 March 2022 - 18:30 WIB

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal saat MOU
Trending di Berita