Menu

Mode Gelap

Berita · 16 Feb 2022 07:48 WIB

Produksi Jagung Melimpah, Pemuda Magelang Ini Sukses Kembangkan Emping Aneka Rasa


 Adi Surya Ismi Isnandari, pemuda Magelang yang kreatif yang sukses mengolah biji biji jagung menjadi keripik aneka rasa Perbesar

Adi Surya Ismi Isnandari, pemuda Magelang yang kreatif yang sukses mengolah biji biji jagung menjadi keripik aneka rasa

HALONIAGA.COM, Magelang – Kabupaten Magelang, Jawa Tengah merupakan salah satu daerah penghasil jagung. Tak jarang komoditinya yang banyak, berimbas pada harganya yang tak terlalu tinggi.

Tak ingin harganya begitu-begitu saja, di tangan Adi Surya Ismi Inandari, pemuda Magelang harga jagung cukup diperhitungkan. Namun bukan jagung biasa, ia mengolah kembali jagung menjadi emping yang diminati masyarakat.

“Terus jadi inovasi makanan emping sehingga harga jual lebih tinggi,” kata Adi Rabu, (16/02/2022) seperti yang dikutip HALONIAGA.COM.

Inovasi yang ia lakukan cukup diminati masyarakat. Bahkan, dalam sehari, dia mampu membikin emping ini dari bahan 1 hingga 3 kuintal jagung.

Pemuda asal Dusun Ngentak RT 3/3 Kelurahan Sawitan Kecamatan Mungkin ini, menceritakan bagaimana usaha emping jagung ini dimulai pada 2019. Awalnya, dia membikin emping memanfaatkan dapur rumahnya.

Namun, permintaan emping ini makin hari terus bertambah. Kini ia memiliki delapan pekerja dengan produksi 1-3 kuintal jagung per hari.

“Tapi jika ada alat yang memungkinkan produksi emping jagung ini bisa mengejar sampai 1 ton lebih,”ulasnya.

Untuk omsetnya relatif tergantung cuaca dan alatnya. Tapi jika ada alat yang memungkinkan produksi emping jagung ini bisa mengejar sampai 1 ton lebih.

Ia menceritakan, bahan baku jagung mentah itu didapat dari para petani. Kemudian setelah dipilih semua biji jagung diolah melalui proses pengukusan, penggilingan dan terakhir proses pengeringan dengan cara dijemur.

Emping bikinannya dijual dengan harga Rp 15.000 per kilogram untuk mentah dan Rp 25.000 per kilogram untuk emping siap konsumsi.

Menyesuaikan dengan era digital, Adi memasarkan empingnya menggunakan platform media sosial dengan pemasaran di Pulau Jawa dan Sumatra.

“Selain keripik kita juga membuat brondong popcorn aneka rasa. Dikemas untuk diecer ke warung dan minimarket,” tutur Adi.

Ia berharap di tengah pandemi Covid-19, iklim ekonomi khususnya UMKM tetap nyala. Dengan harapan, mampu memberi kontribusi tidak hanya dirinya tapi juga warga sekitar. (drw)

Artikel ini telah dibaca 129 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berpotensi, Bumdes Terus Kembangkan Wisata Kuliner Ikan Asap Probolinggo

18 May 2022 - 21:29 WIB

Kota Batu Raih Gelar Terbaik III Duta Aksi Dalam Rakerda HIPMI Jatim 2022

18 May 2022 - 08:26 WIB

HIPMI Optimis, UMKM di Jatim Tahun Depan Tembus Pasar Ekspor

16 May 2022 - 13:35 WIB

DEFEND ID Tebar 3000 Paket Sembako kepada Warga Bandung dan Subang

27 April 2022 - 13:04 WIB

Holding BUMN Industri Pertahanan (Indhan) DEFEND ID saat menyalurkan 3000 paket sembako kepada warga masyarakat di Kota Bandung dan Subang

Libatkan Senayan City, Biznet Gelar Sentra Vaksinasi Booster Gratis

17 March 2022 - 20:32 WIB

Kerjasama BUM Desa Dan Investor Dipermudah Dengan Gandeng BKPM

14 March 2022 - 18:30 WIB

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal saat MOU
Trending di Berita