Menu

Mode Gelap

Otomotif · 27 Jan 2022 15:50 WIB

Tahun Ini, Fuso Bidik Pangsa Pasar Sebanyak 48%


 Tahun Ini, Fuso Bidik Pangsa Pasar Sebanyak 48% Perbesar

HALONIAGA.COM-JAKARTA-PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) di Indonesia, mengadakan virtual media gathering 2022 untuk menyampaikan pencapaian 2021 dan target 2022. Sebanyak 100 media lebih berpartisipasi dalam acara ini.

Presiden direktur baru KTB , Nobukazu Tanaka yang menggantikan Naoya “Rocky” Takai hadir dalam acara ini. Dia akan mengemban tugas sebagai presdir KTB per 1 Februari 2022.

KTB mencatatkan pencapaian luar biasa, dengan pangsa pasar 46,7% di segmen kendaraan komersial pada 2021. Dengan memperkenalkan solusi digital secara positif, seperti transaksi online di Tokopedia dan Monotaro dan sistem runner telematics  yang jauh lebih baik, KTB berhasil mempertahankan posisi pemimpin pasar di segmen kendaraan komersial selama 51 tahun berturut-turut.

Fighter, produk medium duty truck (MDT) Mitsubishi Fuso, menunjukkan peningkatan pangsa pasar pada 2021. Hal ini membuktikan, Fighter telah berhasil diserap oleh publik. Setelah Fighter diperkenalkan pada 2018, KTB terus menyesuaikan produk ini dan solusi, termasuk layanan purnajual sesuai permintaan pelanggan.

Tahun ini, KTB menargetkan pangsa pasar 48%. KTB yakin dengan segala kesiapan dan kualitas produk Euro 4, termasuk 29 varian baru yang mendapatkan peningkatan fungsional. Dari sisi layanan purnajual, KTB berkomitmen memberikan dukungan terbaik kepada pelanggan.

“Karena Euro 4 baru bagi pelanggan, KTB siap mendukung pelanggan dengan solusi total, seperti ketersediaan suku cadang dengan harga terjangkau, lebih banyak lokasi 2S fleet  workshop, dan menambah operasi mobile workshop service. Kami akan bekerja sama dengan pelanggan secara intensif untuk kesuksesan bisnis mereka yang berkelanjutan,” kata Duljatmono, executive vice president of sales and marketing divisions KTB.

KTB juga mengumumkan agenda terbaru mereka terkait electric  vehicle. KTB akan mengadakan pembuktian konsep (proof of concept)) di Indonesia untuk mempelajari kebutuhan pelanggan secara akurat. Momen perkenalan yang sesungguhnya akan ditentukan berdasarkan kebutuhan pasar dan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis