Menu

Mode Gelap

Berita · 28 Jan 2022 19:07 WIB

Tingkatkan Daya Saing Produk UMKM, Kadin Jatim Uji Kompetensi 37 Kurator


 Tingkatkan Daya Saing Produk UMKM, Kadin Jatim Uji Kompetensi 37 Kurator Perbesar

HALONIAGA.COM-BATU-37 calon kurator dari Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo mengikuti uji kompetensi skema pemeriksaan produk IKM (kurasi) Kota Batu, Kamis (27/1/2022). Langkah itu dilakukan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jatim bersama Bank Indonesia agar produk UMKM lokal bisa bersaing dengan luar negeri.

Digelar di Hotel Senyum World, Jatim Park 3, Batu uji kompetensi pelatihan dibuka Ketua Umum Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto. Ia berharap dari uji kompetensi pelatihan ini mereka nantinya bisa lebih kompeten untuk memantau produk UMKM.

Selain itu juga akan memudahkan melakukan kurasi produk UMKM, karena mereka yang ikut kali ini adalah perwakilan dari berbagai bidang UMKM.

“Setelah dinyatakan kompeten dan mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) mereka akan mampu menularkan keilmuannya kepada pelaku UMKM dan anggotanya,”jelas Adik seperti yang dikutip HALONIAGA.COM.

Adik mengingatkan peserta agar mengkurasi produk milik orang-orang terdekatnya. Para kurator harus tetap mengedepankan kode etik serta tata cara pemeriksaan dengan sebenar-benarnya.

“Harus amanah dan bertanggungjawab, sebab walaupun memiliki sertifikat tetapi jika tidak amanah, tidak kompeten dan tidak objektif itu sama saja dengan menjerumuskan teman sendiri,”harapnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Kota Batu , Endro Wahyu mengatakan, uji kompetensi diharapkan mampu menciptakan kurator yang bisa membuat  satu usaha.Dengan kemasan yang baik agar punya daya tarik bagi konsumen dan bisa menembus pasar mancanegara.

“Tujuannya agar tidak kalah dengan negara – negara yang lain. Saat ini karena produk – produk kita banyak supaya terferivikasi,” harapnya.

Selanjutnya, terkait dengan kurasi tersebut, ngaku dia, untuk menyeleksi para pembuat IKM agar tetap semangat dalam menjaga kualitas produk IKM di batu, agar  layak ekspor. Meski begitu, Endro mengaku Kadin perlu ekstra.

” Untuk menata dan membenahi apa yang kurang, seperti packaging, kemasan, daftar isi, dan lain sebagainya agar lebih baik dan ilegan,” harapnya.

Yang perlu diketahui, tambah dia, para peserta ini akan mendapat sertifikat yang betul betul mengerti berdasarkan standard ekspor ke luar negeri.

” Tujuan utama, barang – barang IKM ini bisa masuk ke pasar luar negeri dengan standard ekspor,”pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berpotensi, Bumdes Terus Kembangkan Wisata Kuliner Ikan Asap Probolinggo

18 May 2022 - 21:29 WIB

Kota Batu Raih Gelar Terbaik III Duta Aksi Dalam Rakerda HIPMI Jatim 2022

18 May 2022 - 08:26 WIB

HIPMI Optimis, UMKM di Jatim Tahun Depan Tembus Pasar Ekspor

16 May 2022 - 13:35 WIB

DEFEND ID Tebar 3000 Paket Sembako kepada Warga Bandung dan Subang

27 April 2022 - 13:04 WIB

Holding BUMN Industri Pertahanan (Indhan) DEFEND ID saat menyalurkan 3000 paket sembako kepada warga masyarakat di Kota Bandung dan Subang

Libatkan Senayan City, Biznet Gelar Sentra Vaksinasi Booster Gratis

17 March 2022 - 20:32 WIB

Kerjasama BUM Desa Dan Investor Dipermudah Dengan Gandeng BKPM

14 March 2022 - 18:30 WIB

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal saat MOU
Trending di Berita